Selamat datang di website Official Prof. H. Andi Bakti Faisal MA, Ph.D untuk melihat Curriculum Vitae silahkan KLIK DISINI
Silahkan klik disini untuk melihat karya buku Prof. H. Andi Faisal Bakti MA, Ph.D
Posted by : Unknown Wednesday, January 20, 2016

PRAKATA

 Prof. H. Andi Faisal Bakti, MA., Ph.D.
“Mengabdi untuk Bangsa”

Bangsa Indonesia kini menghadapi tantangan serius dalam penciptaan masyarakat madani dan mandiri yang berakhlak luhur. Tantangan itu terlihat pada maraknya korupsi dan dekadensi moral lainnya di berbagai lini dan lapisan masyarakat. Padahal pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II sudah menggalakkan pemberantasan korupsi, dan pembinaan masyarakat yang taat hukum dan undang-undang. Namun, masih saja banyak kita jumpai berbagai penyakit masyarakat yang hampir setiap hari terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Dari situ kita melihat ada kesenjangan yang menganga yang perlu dicarikan solusinya melalui program pemerintah selanjutnya dan peran serta aktif masyarakat secara langsung.

Rusaknya moral bangsa ini, jika diamati sebenarnya bersumber dari 3 (tiga) hal. Pertama, faktor lemahnya rasa kesadaran masyarakat yang bersumber dari lemahnya pembinaan agama dan budi pekerti serta nasionalisme sejak dini. Kedua, kurangnya pembinaan dan pembiasaan pembangunan kemandirian ekonomi dan jiwa kewirausahaan pada masyarakat. Ketiga, lemahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri dan kreatif, terutama di daerah-daerah pedesaan.

Karena itu, kegiatan pembinaan dan pembekalan terhadap masyarakat mengenai nilai-nilai agama, budaya, budi pekerti, dan nasionalisme serta pembangunan jiwa kewirausahaan mandiri pada masyarakat harus dilakukan dan dijaga dengan serius sejak dini melalui dukungan dan pengawasan pemerintah secara langsung.


Bangsa maju dimulai dari masyarakat produktif yang sadar akan arti kemandirian ekonomi. Namun, produktivitas rakyat tersebut jika tidak diimbangi dengan nilai-nilai keagamaan, kebudayaan, budi pekerti, dan rasa nasionalisme yang tinggi tentunya tidak dapat menciptakan masyarakat produktif yang senantiasa menjaga nilai-nilai kebudayaan bangsa Indonesia. Rakyat cenderung berkompetisi dalam membangun peningkatan ekonomi tanpa memperdulikan nilai-nilai persaingan yang baik, kepedulian antar sesama masyarakat, serta pembangunan ekonomi bangsa yang merata.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Assalamua'alaikum

Prof. H. Andi Faisal Bakti, MA., Ph. D. begitu nama lengkap pria kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, 15 November 1962 itu. Di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, pria murah senyum itu dikenal sebagai dosen komunikasi yang humoris, cerdas, dan energetik dalam mengajar. Tak heran, jika kehadirannya di ruang kuliah selalu ditunggu mahasiswa-mahasiswanya.

Informasi Update

Powered by Blogger.

Total Pageviews

Copyright © Prof. H. Andi Faisal Bakti MA, Ph.D