Selamat datang di website Official Prof. H. Andi Bakti Faisal MA, Ph.D untuk melihat Curriculum Vitae silahkan KLIK DISINI
Silahkan klik disini untuk melihat karya buku Prof. H. Andi Faisal Bakti MA, Ph.D
Posted by : Unknown Wednesday, January 20, 2016

Selayang Pandang

Prof. H. Andi Faisal Bakti, MA., Ph. D.
 “Mengabdi untuk Bangsa”


I
a merupakan bagian dari segelintir dosen di lingkungan Kementerian Agama yang kaya dengan pengalaman akademis di tingkat internasional. Kariernya sebagai dosen telah melintas batas benua. Ia pernah mengajar di berbagai universitas terkemuka di tiga benua: Amerika, Eropa, dan Asia. Selain itu, ia juga dipercayai menjadi fellow di berbagai lembaga bergengsi di tingkat dunia. Tulisannya kerap menghiasi berbagai jurnal dan penerbitan internasional. Tak berlebihan jika pada tahun 2007 Kementerian Agama RI menobatkannya sebagai penulis terbaik internasional. Itulah barangkali harga yang terbayarkan dari seorang yang menjalani profesi dosen sebagai panggilan jiwanya.

            Prof. H. Andi Faisal Bakti, MA., Ph. D. begitu nama lengkap pria kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, 15 November 1962 itu. Di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, pria murah senyum itu dikenal sebagai dosen komunikasi yang humoris, cerdas, dan energetik dalam mengajar. Tak heran, jika kehadirannya di ruang kuliah selalu ditunggu mahasiswa-mahasiswanya.
            Guru Besar Ilmu Komunikasi ini, memang dekat dengan mahasiswa. Sebab, selain mengampu beberapa mata kuliah, di antaranya Komunikasi Antar Agama dan Budaya, Sistem Komunikasi Internasional, dan Metodologi Penelitian Komunikasi, ia juga senang memotivasi mahasiswa.
Prof. Andi (demikian sapaan akrab beliau.red) tak hanya mengajar di perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama, ia juga aktif mengajar di berbagai kampus, baik negeri maupun swasta. Sebut saja, Universitas Indonesia, Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, Universitas Padjadjaran, IAIN Sumatera Utara (Medan)  dan beberapa kampus lain yang hingga kini menjadi tempat Andi berbagi ilmu kepada para mahasiswa, baik di jenjang S1, S2 maupun S3.
Profesi dosen bagi Andi merupakan panggilan hatinya untuk mentransfer ilmu yang telah didapatkannya bertahun-tahun. Andi mulai menjadi PNS sejak 1988. “Saya sudah menjadi PNS selama 26 tahun, dan sudah mendapatkan penghargaan dari Presiden RI sebanyak dua kali: Pertama ketika 10 tahun mengabdi, yang ke dua ketika sudah mengabdi selama 20 tahun,” kata Andi.
            Guru Besar Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu komunikasi UIN Jakarta itu mengaku tidak mengharapkan materi dari aktivitasnya sebagai pengajar. Mengajar baginya lebih sebagai pengabdian. Menurutnya, dunia pendidikan bukan tempat untuk mencari uang. Tempat mencari uang adalah dunia bisnis. Ya, selain sebagai dosen, Andi memang seorang pengusaha. Dia telah mempelopori berdirinya 42 Koperasi Simpan Pinjam di beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, ia juga mendirikan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), di antaranya Center for Cross Cultural Communication and Human Relations  in Actions (C3 HURIA), Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM), The Political Literacy, dan Institute Madani Nusantara (IMN), ICMI Peduli Umat, Qamus Institute, dan aktif di ICMI, KAHMI, dan Kegiatan masjid dan dakwah.




Kuliah di Kanada
           
Bidang Akademis memang sudah menjadi panggilan jiwa Andi Faisal Bakti. Sejak tamat dari Program Studi Bahasa Arab di IAIN Alaudin Makassar pada 1986, ia memutuskan menjadi dosen. “Saya beruntung masuk program pembibitan calon dosen. Bersama dosen-dosen dari IAIN Jakarta, saya dikirim ke McGill University tahun 1991. Di McGill saya mengambil kuliah Islamic studies dengan konsentrasi muslim development, lebih khusus lagi pada cross culture communication,”  jelas bapak satu anak itu.
            Andi lulus dari program Masternya tahun 1993 setelah mempertahankan tesis berjudul Islam and Nation State Formation in Indonesia, a Cross Cultural Perspective. Karya itu kemudian diterbitkan dalam sebuah buku berbahasa Indonesia dengan judul, Nation Building: Kontribusi Muslim dalam Komunikasi Lintas Agama dan Budaya terhadap Kebangkitan Bangsa Indonesia (Logos, 2000 dan 2006).
            Tamat dari program Master, tak berselang lama, Andi melanjutkan kuliah di Program Doktor di Universite du Quebec a Montreal (UQAM), Kanada. Di sela-sela kuliah, ia nyambi menjadi Asisten Professor di universitas yang sama. Program doktor diselesaikan Andi tepat waktu pada 1998. Ia lulus dengan predikat Summa Cum Laude (4.15/4.30) setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul Communication, Islam, and Development in Indonesia: Various Perspectives of the South Sulawesi Muslim Population on Family Planning and Welfare, yang kemudian dibukukan dan diterbitkan oleh INIS, Leiden, pada tahun 2004
            Dalam disertasi itu, Andi meneliti program keluarga berencana (KB) dan keluarga sejahtera di kampung halamannya, Sulawesi Selatan. Disertasi itu merupakan bukti bahwa selain pakar di bidang teori komunikasi, Andi juga menguasai secara mendalam teori-teori kesejahteraan sosial. “Saya meneliti bagaimana umat Islam merespons program global keluarga berencana dan kesejahteraan sosial. Jadi observasi saya tentang teori kesejahteraan dan teori komunikasi cukup menguras waktu dan tenaga saya selama studi program doktor. Saya juga mengikuti perkembangan teori itu sejak saat itu hingga kini,” kata pria yang saat ini menjabat sebagai Rektor di UIN Makassar itu.
            Semasa kuliah, baik di Makassar maupun di Kanada, Andi aktif mengikuti berbagai organisasi. Saat kuliah di Makassar, dia sempat menjabat Ketua Bidang Pembinaan Umat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar. Sementara, saat di Kanada, Andi pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Cenderkiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kanada selama dua tahun (1998-2000). Lalu, menjadi Ketua ICMI Amerika Utara selama lima tahun (2000-2005).

Dosen Terbang dan Peneliti
           
Setelah menyelesaikan program doktor, Andi diangkat menjadi dosen di Fakultas Asia Timur dan Komunikasi, McGill University selama dua tahun (1998-2000). Dua tahun kemudian, dia kembali diangkat menjadi dosen di Victoria University, Kanada. Di belahan benua lain, di negeri Belanda, Andi juga diangkat menjadi fellow (dosen dan peneliti) di Leiden University. Di kampus itulah dia banyak menulis tentang kegiatan dakwah di Indonesia dan Asia Tenggara.
            “Saya juga menjadi fellow (meneliti dan mengajar) selama setahun di Oxford University, Inggris. Saya merupakan orang kedua dari UIN Jakarta setelah Prof. Azyumardi Azra yang dipercayai mengajar di pusat studi terbesar di dunia itu,” katanya.
            Pada awal 2004, Andi pun mulai berkiprah di UIN Jakarta. Ia mengajar di Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Di Jakarta ia tinggal di Cilandak Tengah Town House, Jalan Cilandak Tengah Raya, Cilandak Tengah, Jakarta Selatan. Di rumah yang nyaman itu, Andi selalu menyediakan waktu weekend-nya untuk mahasiswa yang ingin berkunjung ke rumahnya, baik untuk berdiskusi maupun sekadar membaca buku di perpustakaan pribadi miliknya, yang memiliki lebih dari 10.000 judul buku.
            Selain mengajar, aktivitas yang tak dapat dilepaskan dari Andi sejak di luar negeri maupun ketika sudah kembali ke Indonesia yaitu meneliti. Pengalamannya di bidang penelitian telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Ia mendapatkan berbagai fellowship, selain dari International Institute for Asian Studies (IIAS) Leiden (2002), KITLV Leiden (2004), Oxford Centre for Islamic Studies, Oxford University (2005), ia juga menerima fellowship dari Asian Scholarship Foundation joint with Ford Foundation, Bangkok (2007-hingga sekarang), Southeast Asian Reseach for Education Program (SEAREP), Manila (2008-sekarang), dan Asian Public Intellectual (API) Jepang (2008-sekarang).
            Sebagai dosen dan peneliti, aktivitas Andi juga tak dapat dipisahkan dari kegiatan menulis. Ia terbilang produktif dalam berkarya. Lebih dari 45 tulisan dan hasil penelitiannya dipublikasikan pada jurnal, penerbitan, dan ensiklopedia internasional, seperti Brill (Belanda), Palgrave (New York), First Book (New York), Archipell (Paris), dan CAPI (Victoria).
            Berkat salah satu tulisannya yang berjudul Communication and Dakwah: Religious Learning Groups and Their Role in the Islamic Human Security and Rights for Indonesian Civil Society yang terangkum dalam buku Comparative Education, Terrorism and Human Security from Critical Pedagogy to Peace Building  yang diedit oleh Wayne Nelles (ed), pada 2007 lalu Andi menerima penghargaan sebagai penulis terbaik internasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI. “Saya senang karena karya-karya saya ternyata ada yang mengapresiasi,” ujar pria yang memperoleh gelar profesor pada 2007 itu.
            Hingga kini, Andi masih terlibat di ASEAN Scholarship Foundation yang dibiayai oleh Raja Bhumibol Thailand. Melalui lembaga inilah dia mendapat kesempatan untuk meneliti dunia Melayu. Selain itu, dia juga menjadi penulis senior di Asian Public Intelectuals (API), sebuah lembaga riset prestisius, yang disokong Kaisar Jepang. Di API ia mendapatkan fellowship untuk meneliti Islam di Filipina dan Jepang.
            Selain meneliti, Andi juga berkesempatan mengajar di Filipina dan Jepang. “Dari aktivitas arena itu, saya mendapat fellowship dari SEASREP dari Manila. Sampai sekarang saya menjadi fellow di sana,” jelas peneliti yang sering diminta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai pembaca dan pembahas hasil penelitian.
            Sembari berdakwah di masjid, perusahaan-perusahaan, majelis taklim, dan talk show di berbagai TV nasional di Jakarta, Andi juga masih aktif mengikuti seminar baik tingkat internasional, nasional, maupun lokal yang dilaksanakan UIN.
            “Kini, saya tengah mempersiapkan penerbitan tulisan hasil penelitian saya tentang civil society di dunia Melayu. Jika sudah 10 negara Asia yang saya teliti, saya akan terbitkan dalam satu buku. Mudah-mudahan ini akan menjadi masterpiece saya,” harapnya.



RESUME BIOGRAFI

Language: English, Arabic, French, Malaysian, and other Local Languages such as Bugis and Makassarese.

PENDIDIKAN:
1.    BA dalam bidang Humaniora, Fakultas Adab IAIN Alauddin Makassar, 1983

2.    Drs dalam bidang Bahasa Arab, Fak Adab IAIN Alauddin Makassar, 1986

3.    MA dalam bidang Komunikasi antar Budaya, Institute of Islamic Studies, McGill University, Canada, 1993

4.    Ph.D. dalam Ilmu Komunikasi Internasional, UQAM (Universite du Quebec a Montreal), Canada, 1998

5.    Post-Doktoral, dalam Ilmu Komunikasi, Media Studies, Pengaliran berita di Asia Tenggara, McGill University, Canada 2000


KARYA :

Telah menulis kurang lebih 45 karya dalam bidang Ilmu komunikasi internasional dan pembangunan, komunikasi dan dakwa, komunikasi antarbudaya dan agama, yang terbit pada umumnya di penerbit internasional, seperti Brill (Belanda), Palgrave (New York).

First Book (New York), Archipell (Paris), CAPI (Victoria), dan jurnal-jurnal internasional dan nasional, serta Encyclopedia internasional.


TEACHING POSITIONS:

1.    Professor (Guru Besar):
     Universitas Islam Negeri, Syarif      
     Hidayatullah Jakarta,
     sejak 2002.

2.    Professor (Guru Besar, part time): Pasca Sarjana, Fakultas Sastra, Universitas Gunadarma, Jakarta, Indonesia, sejak 2002.

3.    Professor (Guru Besar part time): Program Pasca Sarjana, Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Indonesia, sejak 2006.

4.    Professor (Guru Besar part time): Program Studi Timur Tengah dan Islam (PSTTI), Universitas Indonesia, sejak 2008.

5.    Professor (Guru besar, part time): Universitas Pancasila, Jakarta, sejak 2008.

6.    Professor (Guru Besar, part time): Program Pasca Sarjana, STAIN Ternate, sejak 2008.

7.    Professor (Guru Besar, part time): Program Pasca Sarjana, Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung, 2012

8.    Professor (Guru Besar, part time): Program Pasca Sarjana, IAIN Sumatera Utara, Medan, 2012.

9.      Ass. Professor (Professor Muda): Asia Pacific and Asian Studies, Victoria University, Canada, 2000-2002.

10.  Lecturer (Dosen): Dept of East Asian (Jurusan Asia Timur), McGill University, Canada, 1998-2000.

11.  Teaching Asistant (TA): Universite du Quebec a Montreal, Kanada 1994-1997.

12.  Dosen Tetap: Fak Tarbiyah, IAIN Alauddin di Gorontalo 1988-1994.

13.  Asisten Dosen: Fak Adab IAIN Alauddin Makassar 1986-1988.

RESEARCH FELLOW (PENELITI):

1.    Research Fellow: Asian Scholarship Foundation joint with Ford Foundation (Bangkok) 2007-skrg.

2.    Research Fellow: Asian Public Intellectual (API-Japan) 2008- skrg.

3.    Resarch Fellow: Souteast Asian Research for education Program (SEASREP, Manila), 2008-skrg.

4.    Research Fellow: (Peneliti): Oxford Centre for Islamic Studies, Oxford University, Sejak 2005.

5.    Research Fellow: (Peneliti): KITLV Leiden, Belanda, sejak 2004.

6.    Research Fellow: International Institute for Asian Studies, Leiden/Amsterdam, Belanda sejak 2002.



PENGALAMAN BUSINESS

1.    Pengawas Koperasi Obor Nusantara, 2014.

2.    Komisaris PT. Sarana Land, 2014.

3.    Pengawas Koperasi Garuda Emas Sejahtera, 2014.

4.    Pengawas Koperasi Reso Pammase, 2013.

5.    Ketua Umum Koperasi Camar (Primer Nasional) 2013-sekarang.

6.    Pengawas Koperasi Berkah Madani, 2012-sekarang.

7.    Pengawas Koperasi Simpan Pinjam Amanah Madani.

8.    Pengawas Koperasi Simpan Pinjam Pitu Riase.

9.    Ketua Umum Koperasi Simpan Pinjam Bakti Mandiri 2000 sd 2007, 10 000 anggota/nasabah, Indonesia.

10.              Ketua Umum Koperasi Bakti Marhani 2006-sekarang, dengan nasabah 1000 orang, Indonesia.

11.              Ketua Umum Koperasi Bakti Mandiri Syariah 2005-sekarang, dengan nasabah 1000 orang, Indonesia.

12.              Ketua Umum Koperasi Bakti Huria 2003-sekarang, dengan nasabah 12000 orang, Indonesia.







PENGALAMAN ORGANISASI:

1.      Dewan Pakar: Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, Jakarta, sejak 2013

2.      Dekan: Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila, Jakarta, sejak 2009

3.    Direktur: International Office, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta 2007-2011.

4.    Direktur: Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM), Universitas Islam Negeri, Syarif Hidayatullah, sejak 2005.

5.    Ketua Umum  ICMI, Orsat Montreal-Ottawa, Canada, 1998-2000.

6.    Ketua ICMI Amerika Utara, 2000-2005.

7.    Ketua Umum The Political Literacy

8.    Sekretaris Jenderal ICMI Peduli Umat

9.    Sekretaris Jenderal IMN (Institute Madani Nusantara)

10.  Direktur Qamus Institute

11.  Aktif dalam seminar nasional dan internasional.

12.  Aktif dalam ceramah dan pengajian Islam modern dalam dan luar negeri.

13.  Sekum Senat Mahasiswa Fak Adab IAIN Alauddin Makassar 1986.
TRAINING:
1.      Program Pembibitan Calon Dosen, (Pre-Departure Training) Semarang, 1989-1990.

2.      Cultural Training, Universitas Gajah Mada 1990-1991.


3.      Active Learning, Victoria University, Canada, 2001.
.
4.      Language skills:
       English, 
       Indonesian/Malaysian,
       Arabic, French and some     
       Indonesian local languages.

5.      Pelatihan Assesor BAN PT 2013.

6.      Pelatihan Quantitative Research, 2013.






















Pengalaman Kepegawaian
Negara:

1.    PNS (Pegawai Negeri Sipil), Departemen Agama RI, sejak th 1988; Pangkat: Pembina Utama; Gol/Ruang: IV/E.

2.    Direktur; International Office, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

3.    Dekan, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila, Indonesia






Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Assalamua'alaikum

Prof. H. Andi Faisal Bakti, MA., Ph. D. begitu nama lengkap pria kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, 15 November 1962 itu. Di kalangan mahasiswa UIN Jakarta, pria murah senyum itu dikenal sebagai dosen komunikasi yang humoris, cerdas, dan energetik dalam mengajar. Tak heran, jika kehadirannya di ruang kuliah selalu ditunggu mahasiswa-mahasiswanya.

Informasi Update

Powered by Blogger.

Total Pageviews

Copyright © Prof. H. Andi Faisal Bakti MA, Ph.D